Tempat diskusi dan belajar musik

Tampilkan postingan dengan label Olah Vokal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olah Vokal. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 April 2015

On 18.47 by Unknown in
Ada banyak teknik pernapasan yang digunakan saat bernyanyi, dari mulai teknik pernapasan perut, teknik pernapasan dada dan yang akan dibahas kali ini adalah teknik pernapasan diafragma yang merupakan teknik pernapasan yang paling baik diantara teknik pernapasan lainnya. Lihat postingan sebelumnya tentang TEKNIK-TEKNIK PERNAPASAN DALAM BERNYANYI.

LATIHAN TEKNIK PERNAPASAN DIAFRAGMA

  1. Untuk melatihnya, coba kembangkan otot diafragma sambil ambil nafas dari mulut seperti sedang menguap, tahan 3 hitungan, lalu ucapkan satu (1) sampai sepuluh (10) sambil menahan otot diafragma tetep mengembang. Usahakan otot2 di seputer leher rilex tidak tegang dan dalam mengucapkan bilangan satu s/d sepuluh tetap santai seperti berbicara sehari2 (tidak ngeden). Setelah hitungan ke sepuluh rilexkan/kendurkan otot diafragma dan ambil nafas seperti biasa lalu buang nafas.
  2. Kemudian coba lagi ambil nafas dari mulut seperti sedang menguap sambil kembangkan otot diafragma (rusuk ikut mengembang), tahan 3 hitungan, lalu bunyikan "ssss ..." sampaii nafas habis otot diafragma diusahakan tetap mengembang. Setelah itu kendurkan otot diafragma dan ambil nafas seperti biasa lalu buang nafas.
  3. Coba ambil nafas seperti di atas, lalu keluarkan/tiupkan bunyi "sss", "sss", 'sss" ... (staccato) dengan cara memompa bersamaan dengan mengembangnya otot diafragma. Setelah itu relax dan ambil nafas santai seperti di atas.
  4. Ambil nafas dari mulut sambil kembangkan otot diafragma, lalu keluarkan sambil kempiskan otot diafragma. Lakukan dengan tempo semakin cepat sampai seperti anjing sedang ngos2an.
  5. Hitung dalam hati 3 hitungan, lalu bunyikan/tiupkan sekeras2nya dengan bunyi "sysysysysy ... " (seperti pada kata 'syair') dengan dorongan dari otot diafragma. Otot2 leher tidak boleh ikut tegang (bisa dibantu dengan posisi kepala menunduk supaya otot leher tidak tegang)
On 18.07 by Unknown in
Dalam bernyanyi kita dituntut untuk menguasai teknik pernapasan. Karena teknik pernapasan merupakan teknik dasar dari seorang penyanyi. Dan pada kesempatan ini saya akan menuliskan macam-macam teknik pernapasan dalam bernyanyi.


Macam-macam Teknik Pernapasan

Pernapasan Dada

Cara melakukan pernapasan ini adalah dengan menggunakan daya tampung dada untuk menyimpan oksigen dengan cara mengembang dan mengempiskan paru – paru.
Minimnya udara yang tertampung dalam pernapasan ini membuat pernapasan ini kurang cocok jika diterapkan dalam bernyanyi, khususnya untuk mencapai nada yang tinggi atau panjang.

Pernapasan Perut

Cara melalukan pernapasan ini adalah dengan memanfaatkan perut sebagai media tampung untuk menyimpan udara.
Kelemahan dalam pernapasan ini adalah tidak terkontrolnya udara yang dikeluarkan sehingga pernapasan ini masih kurang cocok untuk digunakan dalam kegiatan olah vokal.

Pernapasan Diafragma

Merupakan teknik pernapasan yang paling baik diantara teknik pernapasan lainnya. Dalam melakukan teknik ini, kita akan menggunakan dua rongga utama dalam menyimpan udara, yaitu :

  • Rongga Dada
  • Rongga Perut
yang keduanya diatur oleh rongga diafragma yang menjadi sekat antara rongga dada dan rongga perut.
Kelebihan dari teknik pernapasan ini adalah maksimalnya udara yang dapat ditampung dan terkontrolnya udara yang dikeluarkan pada saat bernyanyi.
Penguasaan teknik pernapasan diafragma bagi seorang penyanyi adalah suatu keharusan untuk mencapai nada – nada tinggi dan panjang. Lihat postingan untuk Cara Melatih Pernapasan Diafragma.
On 10.12 by Unknown in
Oke selamat siang kawan-kawan! sekarang saya akan menjelaskan tentang Pembagian jenis-jenis karakter vokal manusia.

Jenis-jenis Karakter Vokal Manusia

Suara Wanita

Sopran

Sopran adalah penyanyi suara tertinggi dalam klasifikasi vokal di dalam budaya musik klasik barat. Istilah ini berasal dari bahasa Italia 'sopra' yang berarti melampaui dan juga bahasa Latin 'supra' yang berarti super. Dalam masa kini, istilah sopran hanya digunakan untuk penyanyi wanita yang memiliki jarak suara sopran. Dalam paduan suara, standar jarak suara sopran adalah yaitu dari C4 hingga satu setengah oktaf keatas mencapai G5/A5.

Mezzo-sopran

Mezzo-sopran adalah suara wanita yang lebih rendah dari sopran namun lebih tinggi dari kontralto. Secara umum suara mezzo-sopran masuk di antara nada A3 (di bawah C natural) sampai A5. Namun ada juga suara mezzo-soprano yang jangkauannya cukup ekstrim dari (G3) sampai (C6).

Kontralto

Kontralto adalah tipe suara terendah untuk seorang wanita, dengan tessitura terendah, berada di antara tenor dan mezzo-sopran. Biasanya tipe ini berenggang dari F di bawah C tengah (F3 di scientific pitch notation) sampai G di atas C tengah (G5), walaupun dalam beberapa suara istimewa bisa dari E di bawah C tengah (E3) atau B♭ kedua di atas C tengah (B♭5).

Suara Laki-laki

Tenor

Tenor adalah jenis suara tinggi pada penyanyi pria. Secara umum, suara tenor masuk di antara nada C3 (nada C satu oktaf di atas nada C natural) sampai nada A4 (nada A di atas nada C tengah) dalam paduan suara dan sampai C5 untuk penyanyi solo. Ada beberapa penyanyi tenor yang memiliki rentang suara lebih ekstim yakni dari B♭2 (dua B♭ di bawah C natural) sampai ke nada F5 (dua F di atas C tengah).

Bariton

Bariton adalah jenis suara yang umum bagi pria dewasa antara suara bass dan tenor.

Bass

Bass atau Bas adalah jenis suara terendah penyanyi pria, biasanya mempunyai jangkauan dari nada E2 sampai E4. Walaupun demikian, beberapa penyanyi yang nada rendahnya bisa sangat ekstrim, bisa mencapai nada C2.